STINGPHONICITIES

Siapa yang kenal dengan Gordon Matthew Sumner? Kalo Sting pasti kenal kan.. Yak, Sting alias Mr. Sumner belum lama berselang merilis album baru, Symphonicities.

Apa sih istimewanya Symphonicities? Di album ini lagu-lagu Sting diaransemen ulang untuk dibawakan full orkestra! Di sini Sting ditemani oleh The Royal Philharmonic Concert Orchestra dan The New York Chamber Consort. Lho, Sting salah aliran atau aji mumpung? Sama sekali enggak. Sejarah mencatat Sting adalah musisi yang ga pernah mengkotak-kotakkan atau fanatik pada aliran musik tertentu.

Jaman The Police berjaya, Sting lekat dengan musik rock dengan sentuhan punk yang bercumbu bersama reggae. Setelah The Police bubar, Sting tetap eksis lewat album-album solonya yang campuran pop, new wave, rock, dan jazz. Bahkan tahun 1988, Sting pernah merilis Nada como el sol, sebuah mini album berbahasa Spanyol dan Portugis yang versi Inggrisnya, Nothing Like the Sun, sudah dirilis setahun sebelumnya.

Kembali pada keistimewaan Symphonicities. Album yang memuat 12 lagu ini bukan sekedar mengumpulkan karya terbaik Sting untuk diaransemen ulang, karena beberapa lagu di sini bukanlah single. Sting tidak terikat pada daftar lagunya yang pernah dimasukkan dalam album β€œbest of” atau menjadi hits nomer 1.

Jadi, dalam album ini ga ada Every Breath You Take, salah satu hit terbesar The Police. Namun Sting masih memasukkan Roxanne dan Every Little Thing She Does Is Magic. Untuk yang romantis, ada When We Dance dan You Will Be My Ain True Love dari soundtrack film Cold Mountain. Yang menyenangkan Sting memasukkan favorit saya, I Hung My Head, dari album Mercury Falling. Lagu keren yang notabene bukan single ini bercerita tentang seorang lelaki yang secara tidak sengaja membunuh seorang penunggang kuda dan dihukum gantung karena perbuatannya. Cari liriknya. Sangat naratif.

Anyway, Symphonicities sah-sah saja menjadi teman mengetik sambil dikejar deadline πŸ˜€ atau sekedar pengantar sebelum bobok malam.

Sedikit trivia tentang Sting:

  • Mendapat julukan β€œSting” karena sewaktu muda gemar memakai kaos bergaris hitam-kuning (mirip motif badan lebah)
  • Judul album ini merupakan plesetan dari album The Police, Synchronicity
  • Tubuhnya yang fit diperolehnya dari latihan yoga secara teratur
  • Sering main film, di antaranya muncul sebagai dirinya sendiri di Bee Movie serta serial Ally McBeal dan The Simpsons (tentu, suaranya saja)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s