Dear Billy

Dear Billy,

Ini surat pertama yang kutulis untukmu. Mungkin agak aneh. Kita baru saja bersua malam ini. Iya, perjumpaan pertama kita. Selama ini kita belum pernah bertemu, aku malah ga pernah menulis selembar surat apapun untukmu. Kamu ingat Billy, sudah berapa tahun kita berteman? 17 tahun. Selama 17 tahun ini aku selalu mendengarkan curhatmu. Tentang masa kecilmu yang kurang bahagia. Tentang mamamu yang melantarkan dirimu. Tentang papamu yang kecanduan obat-obatan dan sering mengakibatkan dirimu harus membebaskannya dari tahanan polisi. Aku berempati dan mengerti.

Namun aku tahu kalo kamu sangat sayang sama pada mereka berdua. Di lagu The Last Song, papa memainkan gitar untukmu. Lagu Once Upon A Time dan For Martha didekasikan untuk almarhumah mama. Aku berempati dan mengerti.

Kau menghujat muak pada perusahaan rekaman yang menurutmu seperti vampir yang mengisap darah dan menyindir mereka lewat Cherub Rock. Kau juga protes ketika album Adore dianggap jeblok yang mengakibatkan vampir-vampir itu menolak merilis Machina sebagai dobel album. Sebagai balasannya kau keluar dari perusahaan rekaman dan merilis Machina II: Friends and Enemies of Modern Music untuk diunduh secara bebas gratis untuk seluruh fans-mu via internet. Aku berempati dan mengerti.

Engkau pun sempat memecat Jimmy Chamberlin, drummer-mu yang pukulan roffelnya dahsyat sekali, karena kecanduan obat bius. Baru-baru ini kau memecat lagi Jimmy untuk alasan yang mengada-ada.  Dan kau bermusuhan dengan James Iha, sang gitaris yang menurutmu menyebalkan dan kau ga pernah bertemu dengan D’arcy dalam kurun 10 tahun terakhir. Kamu bilang dia cuma bassist yang good-looking dan sama sekali tak berbakat. Aku berempati dan mengerti.

Kau juga mengalami tahun-tahun sulit yang disebabkan oleh hubungan pasang surutmu dengan Courtney Love. Ada cinta/benci abadi di antara kalian berdua. Aku berempati dan mengerti.

Sejak tahun lalu kau mengambil keputusan untuk merilis album barumu, Teargarden by Kaleidyscope, yang terdiri atas 44 lagu, secara bertahap dalam bentuk mp3 yang bisa diunduh gratis. Aku berempati dan mengerti.

Ketika akhirnya kau memutuskan datang ke Jakarta dengan mengajak teman-teman baru, termasuk si anak abege 19 tahun yang gemar memakai ikat kepala seperti Ralph Macchio di film Karate Kid yang sering diprotes karena tampak belum kompeten menggantikan singgasana Jimmy, aku berempati dan mengerti.

Di malam pertemuan perdana kita berdua tanggal 8 Oktober 2010, kau membuka percakapan lewat Today. Aku keluarkan semua energiku untuk mengimbangimu. Kau sambung dengan nomor baru Astral Planes dan aku menyambut dengan tangan terbuka. Aku menjerit histeris ketika intro Ava Adore terdengar. Kau memainkannya dengan sentuhan rock yang sangar, tidak seperti versi aslinya yang berbau elektronik. Lalu kau teruskan perjumpaan dengan nomor baru lagi, A Song for A Son, yang melankolis. Yah, mungkin biar sedikit cooling down. Aku berempati dan mengerti.

Kau kembali membuatku bersorak waktu Eye dan Bullet with Butterfly Wings digeber, walaupun kau sempat berhenti sewaktu intro Bullet… dan menyindirku dengan kalimat “So you’re alive now, huh..?!!”. Aku berempati dan mengerti.

Tanpa jeda kau ‘menghajar’ kupingku lewat United States yang  ambisius diakhiri Star Spangled Banner dan disambung Moby Dick milik Led Zeppelin sebagai pelengkap. Kau lanjut dengan menyuguhkan As Rome Burns yang membuat keningku sedikit berkerut karena belum familiar. Aku berempati dan mengerti.

Aku merasa perjumpaan kita mulai panas kembali ketika kau menyuguhkan Tonight Tonight dan Stand Inside Your Love berturut-turut. Aku menggila. Suaraku hampir serak. Aku tidak peduli. Aku berempati dan mengerti.

Lalu kau membawakan sebuah nomor dari album Zeitgeist, Tarantula, yang menurutku akan membawa kita ke klimaks perjumpaan malam ini. Aku berempati dan mengerti.

Kelar Tarantula, kau dan teman-temanmu berjalan ke balik panggung. Lampu padam. Aku  berteriak memanggilmu, “We want more..!!”. Kau tidak muncul-muncul. Aku berteriak lebih keras. Yang muncul di panggung teman-temanmu yang lain yang malah membereskan peralatanmu. Inikah akhir pertemuan kita? Kau belum membawakan nomor favorit kita, 1979. Atau Cherub Rock dan Zero yang tercantum di set list malam ini. Aku terdiam. Shock. Apa salahku? Aku tidak berempati dan tidak mengerti.

Apakah ini caranya memperlakukan teman yang telah mengenalmu selama 17 tahun? Kita ga tau kapan bakal bisa bertemu lagi. Aku tidak menuntut banyak. Hanya sedikit pengertianmu. Aku dengar dari seorang teman, kau membatalkan presscon dan ga mau membubuhkan tanda tangan untuk peserta meet n greet. Aku juga dengar kau lah penyebab ditiadakannya media pit malam ini. Ternyata kau terlalu egois. Aku tidak berempati dan tidak mengerti.

Selamat malam Billy. Sepertinya percakapan kita belum selesai. Belum puas rasa kangenku. Kau menelantarkanku. Aku merasa tidak berarti di matamu.Tapi tenang aja. Kita ga akan putus hubungan. Untuk saat ini kita jaga jarak dulu aja. Introspeksi dulu lah. Aku akan menghabiskan malam yang tersisa ini dengan menyusun mixtapes Smashing Pumpkins versiku sendiri. Sepertinya ini solusi yang adil buatku. Juga untukmu.

PS: temanku titip pesan, sebaiknya kau mempertimbangkan mengganti nama Smashing Pumpkins menjadi Smashing Potatoes mulai malam ini. Soalnya rasanya kentang malam ini. Hanya usul lho… jangan ngambek ya..

Advertisements

7 responses to “Dear Billy

  1. ” temanku titip pesan, sebaiknya kau mempertimbangkan mengganti nama Smashing Pumpkins menjadi Smashing Potatoes ”

    😀

    hehehheehe

    well sebetulnya ‘Stand Inside Your Love’ dibawakan cukup menghibur hati karena itu favorit gw selain ‘Perfect’ yg jg tidak dibawakan.

    But attitude, man, attitude! xp

    • I’m just the messenger. Pembawa amanat jamaah Billyah yang belum tersalurkan.

      Yup, attitude. Sepanjang pengalaman nonton konser baru kali ini si performer ga mau balik ke stage demi 2 lagu encore. Bener2 ken to the tang.

  2. nice thoughts. i share em, too. well, older brother just having a bad time with smoggy jakarta and, the things that only god and him knows what. let’s go somewhere else for Quiet, Zero, and Mayonnaise 🙂

    • Untuk yang udah mendengarkan SP sejak jaman pita kaset, kelakuan Billy bener2 menyayat. Penantian 17 tahun (mungkin lebih) berusaha dilunaskan dalam waktu 1 jam.
      Yeahh.. mungkin polusi Jakarta terlalu berat untuk kepala plontos Billy.

  3. Dear Billy,

    this is my very first letter that i wrote to you. it might sound strange.

    we just met that night. all this time i never wrote to you a single

    letter. Do you remmember Billy how many years that we’ve been friend? 17

    years. in the past 17 years i’ve been listening to your story. about your

    sad childhood. about your mother who abandoned you. about your drug

    addicted father that make you bail him from the police. i’m emphatize

    and understand.

    BUt i know that you love them both. in the song “The Last Song”, your father play the guitar for you. “once apon a time” and “For Martha” is dedicated for your late mother. i’m emphatize and understand.

    You screaming sick to the recording company that you concider as a blood sucking vampire and critize them through “cherub rock”. you also protest when the “adore” album conciderto be
    ‘a sag” that cause those “vampires” reject to releast “machina” as a double album. as the result you flee from the record company and release”machina II: Frineds and Enemies of Modern Music” to be downloaded freely for all your fans trhough Internet. i’m emphatize and understand.

    you even fired ‘massive roffel’ Drumer Jimmy Chambelin, because he get drug addicted problems. and recently your fired jimmy again for some nonsence bullsh*t. dan you get hostile with James Iha, the guitarist that you concider to be annoying dan you dont even see d’arcy in the past 10 years. you said that she’s nothing but a good looking untalented bassist. i’m emphatize and understand.

    You also have some rough years by your ‘ups and down’ relationship with cortney love. there was an eternal loves/hates in both of you. i’m emphatize and understand.

    since last year you make the decision to move on and relist your new album “teargarden by kaleidyscope” which contain 44 songs that can be gradually downloaded in MP3 for free. i’m emphatize and understand.

    when you actually decided to come to Jakarta and bring your new friends , including 19 years old “head banded ralph macchio from karate kid” that often critize to be un competent to replace jimmy throne, i’m emphatize and understand.

    In our premier meeting in october 8, 2010, you open the conversation through “Today”. i realese all my energy to balance you. and you continue with the new number “astral planes” and i welcome it with open handed. i scream histericly when i heard “ava adore” intro. you play it with some heavy rock stuff, unlike the original version that sound more electronic. then you continue our meeting with another new number, “A Song For A Son”, which is melancolies. ahh.. maybe a little cooling down. i’m emphatize and understand.

    You hit me again with “Bullet With Butterfly Wings” -even it stop for a while and say “soo.. you’re alive now, huh..?!!. i’m emphatize and understand.

    then you introduce me with your another ‘ambisious’ new songs “united States” and aend it with Star Spandled Banner that spliced with Led zeppelin-Moby dick at the end. you continue with unfamilier “that make my forhead wrinkled” “As Rome Burns”. i’m emphatize and understand.

    i feels that our meeting is getting ‘hotter’ when you give me “Tonight-Tonight” and “Stand Inside Love” sequently. i went crazy. i almost lost my voice screaming but i dont care. i’m emphatize and understand.

    And then you brought us a number from “Zeitgeist – Tarantula”. which i think will climaxed our tonight meeting. i’m emphatize and understand.

    finish with “Tarantula”, you and your friends walk back stage and the light went out dark. i screams calling you, “we want more..!!”. you never showed up. i scream harder. and the one that appears is your other friends that comes collected all your gears. is this the end of our meeting? you were not even play our favorites, 1979, or cherub rock and Zero that was on the play list that night. i’m stuned. shock. what did i do wrong??. i’m NOT emphatize and NOT understand.

    this is how you treat a friend that knows you for 17 years?? we’ll never know when can we meet again. i dont ask much. only a little understanding. i’ve heard from a friend that you cancel the press confference and won’t sign autograph for the meet and greet entrants. i also heard that because of you there were no media pit that night. apperently you were to selfish. i’m NOT emphatize and NOT understand.

    Goodnight Billy. seems like our conversation is not finish yet. you haven’t fulfill my longing heart. you stranded me. i feel useless in your eyes. but relax. we’re not done yet. at this moment we keep our distance. we introspect. i’m finishing the rest of my night arranging my own versions of smashing pumpkin mixtapes. seems like a fair solutions for me. also for you.

    PS : my friends says “maybe starting tonight.. you should concider changing your Smashing Pumpkin to Smashing Potatoes.” no offence.. it just a suggestion.

    and u know Billy..actually u really have a great fans in here..in Indonesia…but u crew up n dissapointed us in about just less than single hour!!!! … i think they will leave u sooner or later..

    nihhh di translatein ma temen gw…ada yg mau langsung kirim ke billy??

    gw dah nyoba masuk ke msg forumnya di official webnya…cm lg di baned gitu..

    • kereeennnnn…!!!!! makasih ya…!!!! 🙂
      Asik banget hasilnya. Silakan kalo mau diposting di forumnya dengan menyebutkan sumber aslinya dari blog ini.

      Sekali lagi makasih banget udah nerjemahin :))

      Whatever happen, I still love and enjoy Smashing Pumpkins’ music

      “mysteries not ready to reveal
      sympathies I’m ready to return”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s