The Social Network (2010)

Pelajaran yang diperoleh dari The Social Network yaitu: patah hati bisa jadi motivasi kuat untuk melakukan sesuatu. Malam di mana Mark Zuckerberg (Jesse Eisenberg) diputuskan oleh sang pacar, Erica Albright (Rooney Mara), dia menumpahkan unek-uneknya dengan menulis hal yang memalukan tentang Erica di blog pribadinya. Belum puas, Mark pun meretas jaringan komputer di Harvard untuk menciptakan sebuah situs “Hot or Not”. Situs ini memajang 2 foto profil mahasiswi Harvard secara berdampingan dan pengunjung situs bisa memilih mahasiswi yang masuk kategori “hot”. Dalam waktu 2 jam situs ini sudah dikunjungi sebanyak 22.000 kali!

Meskipun sempat disidang oleh pihak universitas, ini tidak membuatnya kapok. Ia justru mendapat ide membuat sebuah situs jejaring sosial sendiri. Dengan dukungan finansial dari Eduardo Saverin (Andrew Garfield, the next Spider-Man), Mark meluncurkan thefacebook.com. Hal ini menimbulkan kemarahan dari 3 mahasiswa jurusan hukum Harvard, Divya Narendra (Max Minghella) dan si kembar identik Winklevoss (Armie Hammer dan ‘Josh Pence’), yang menganggap Mark mencuri ide mereka. Karena pada awalnya Mark telah setuju untuk membuat 1 situs yang akan dimodali oleh 3 sekawan tersebut. Akibatnya mereka melancarkan tuntutan hukum terhadap Mark.

Bukan itu saja, Mark juga harus menghadapi tuntutan hukum dari Eduardo yang merasa dikhianati Mark dalam keputusan pembagian saham. Di sisi lain muncul Sean Parker (Justin Timberlake), sang pencipta Napster. Sean punya andil dalam beberapa keputusan signifikan menyangkut Facebook. Di antaranya penghapusan kata ‘the’ (sehingga menjadi facebook.com) dan pemindahan markas Facebook ke Palo Alto, California.

Inti kisah film ini perjalanan seorang mahasiswa, dari hacker menjadi CEO. Mark adalah seorang anti-hero yang kemudian hari menjadi tragic hero dan harus membayar segalanya. Pada dasarnya ia seorang hacker yang anarki. Dia melawan kemapanan. Dia marah terhadap orang-orang yang membuatnya tidak bahagia. Kemarahan ini menimbulkan sebuah ide. Dari ide ini lahirlah Facebook. Hal terakhir yang ada di pikirannya – dan ini merupakan bagian penting film ini – adalah membunuh Facebook lewat jalan komersialisasi, yang akan menghasilkan uang dan menjadi tidak anarki lagi.

Saya menahbiskan The Social Network: *****!! Mark Zuckerberg is a slimy genius son of a b*tch!! Kudos buat David Fincher yang sukses menyutradarai salah satu film terbaik 2010 ini. Score Trent Reznor dan Atticus Ross membuat saya merinding. Skrip garapan Aaron Sorkin juara banget, berdasarkan buku “The Accidental Billionaires” karya Ben Mezrich.

The Social Network adalah film drama dengan dialog cepat dan plot yang ketat. Durasi 2 jam terasa padat. Ga ada waktu yang terbuang. Jangan sampai terlambat kalo nonton The Social Network karena adegan opening-nya keren sekali dan dari situ pandangan mata kita tidak dibiarkan meleng sedetikpun.

Wajib tonton.

Advertisements

2 responses to “The Social Network (2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s