Resep 3 Album U2 (bagian 2)

Buktinya terlihat pada dekade selanjutnya yang ditancapkan lewat Achtung Baby (1991), Zooropa (1993), dan Pop (1997). Ketiga album ini dipengaruhi oleh musik industrial dan musik dance elektronik Eropa. Berisi samplings, loops, programmed drum machines, dan sequencings. Temanya cukup berat, gelap, dan personal. Tentang Tuhan, seksualitas, cinta dan pengkhianatan, serta hubungan Bono dengan ayah-ibunya.

U2 pun memulai petualangan mereka dengan tur yang megah, props bejibun, serta kolaborasi multimedia. U2 menyebutnya Zoo TV dan PopMart. Puluhan televisi, enam trabant, layar dan busur raksasa, propaganda, lemon, tusuk gigi, serta seragam untuk semua personil U2 adalah peserta tur kali ini. Pada periode ini Bono melahirkan 3 sosok alter ego, The Fly, Mirror Ball Man, MacPhisto. Ketiga album ini memiliki sampul album colorful, tidak seperti album-album sebelumnya. Ini sebagai penyeimbang tema album yang gelap. Yang menarik di era ini, hampir semua single U2  mengalami proses remix. “Mysterious Ways” saja punya 7 versi remix. Sedangkan “Lemon” sampai 8 versi remix.


Setelah  bermesraan dengan elektronik, U2 kembali melamar posisi “The best (rock) band in the world” lewat tiga album selanjutnya, All That You Can’t Leave Behind (2000), How to Dismantle an Atomic Bomb (2004) dan No Line on The Horizon (2009). Mungkin karena niat mereka sejak awal adalah mengembalikan sensasi The Joshua Tree, maka untuk memulai dekade rock ‘n roll ini, duo produser Brian Eno dan Daniel Lanois tetap dipertahankan. “Beautiful Day”, “Elevation” dan ‘Stuck in a Moment (You can’t Get Out of)” adalah tiga singles yang sukses diterima pasar. Selain, nama-nama lama seperti Steve Lillywhite dan Flood yang kembali digandeng untuk meracik album, U2 juga mengajak produser baru seperti Jacknife Lee yang juga dikenal lewat album Snow Patrol, Bloc Party dan Editors.

Konsep konser pun menjadi jauh lebih sederhana  dibanding dekade sebelumnya. Dibanding dengan Zoo TV dan Popmart yang serba wah, tur Elevation hanya dikenal lewat panggungnya yang berbentuk hati. Namun, seiring dengan semakin garangnya unsur rock di album How to Dismantle an Atomic Bomb dan No Line on The Horizon, maka semakin gahar pula skala konsernya. Tur U2 360° yang digelar tahun 2009 hingga 2011 ini mempersembahkan rangka panggung terbesar di dunia yang disebut ‘The Claw’.

And the story continues…

Untuk album terbaru yang disebut Bono dengan judul “Songs of Ascent”, U2 telah merekrut Danger Mouse (Gnarls Barkley) sebagai produser. wil.i.am, David Guetta, dan RedOne dikabarkan akan ikut juga. Brian Eno, Daniel Lanois, dan Steve Lilywhite mungkin juga masih mendukung album baru yang akan dirilis 2011 ini.

Nampaknya era baru U2 segera menjelang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s