Troll Hunter (2010)

Troll biasanya hanya muncul di film-film legenda jaman dahulu atau dongeng antah berantah seperti di seri Harry Potter dan The Lord of The Rings. Namun tahukah Anda, bahwa troll benar-benar eksis? Bukan di dongeng tapi di dunia nyata abad 21 ini!

Tepatnya mereka menghuni kawasan hutan dan pegunungan di Norwegia. Pada awalnya, tiga orang mahasiswa Universitas Volga, Thomas (Glenn Erland Tosterud), Johanna (Johanna Mørck), dan Kalle (Thomas Alf Larsen), berniat mendokumentasikan kasus matinya beberapa ekor beruang yang terjadi beberapa waktu terakhir. Untuk itu, mereka berusaha mendekati Hans (Otto Jespersen), yang mereka yakini memiliki jawaban atas kasus tersebut. Selanjutnya terungkap bahwa Hans adalah seorang pemburu troll. Pada mulanya Hans menghindar dan enggan memberikan jawaban terhadap segala pertanyaan mengenai aktivitasnya.

Namun Hans luluh setelah melihat kegigihan mereka dan mengijinkan untuk mendokumentasikan pekerjaannya. Dari sini dimulailah petualangan mendebarkan tim beranggotakan 4 orang ini menjelajahi hutan-hutan Norwegia.

Yang menarik dari Troll Hunter penonton tidak hanya disuguhkan kisah perburuan Troll tapi juga sekaligus disuguhi pemandangan menakjubkan kawasan hutan pinus dan landscape pegunungan salju  Norwegia. Fakta-fakta mengenai Troll pun disampaikan secara ‘ilmiah’ agar tak terjebak dalam mitos belaka. Seperti misalnya kenapa Troll akan membatu apabila terkena sinar matahari atau cahaya yang sangat terang. Troll di film ini digambarkan sebagai makhluk mamalia buas berintelejensia rendah setinggi pohon cemara. Masing-masing troll memiliki teritorial sendiri yang ditandai dengan air seni. Mereka pun terdiri atas beberapa klan troll. Tak ubahnya seperti beruang yang juga menghuni hutan Norwegia.

Troll Hunter berhasil menciptakan sebuah mockumentary yang meyakinkan mengenai keberadaan troll. Tema yang mirip juga diusung oleh The Blair Witch Project, [REC], Paranormal Activity, atau The Last Exorcism. Kerennya, troll di film ini bukanlah makhluk pemalu. Mereka tidak cuma muncul di penghujung film atau hanya berkelebatan di gelap malam. Sosok mereka sangat real sekaligus menjijikkan.

Mari berwisata ke negeri troll!

Trivia:

Di bagian akhir film terdengar lagu dalam bahasa Norwegia(?) yang nadanya mirip sekali dengan lagu “Kulihat Ibu Pertiwi”. Versi siapa yang lebih dahulu?

Salut buat Blitzmegaplex yang memutar film unik seperti ini!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s