Dallas Buyers Club (2013)

Dallas Buyers Club

Mungkin Matthew McConaughey sadar kalau pesona fisiknya bisa mengaburkan kualitas aktingnya. Oleh karena itu, di film Dallas Buyers Club ia rela menghapus wajah ganteng nan klimis dengan tubuh atletis yang digantikan oleh sosok koboi kurus kerempeng dengan kumis ulat bulu dan tatanan rambut yang jauh sama sekali dari kesan figur seorang pria yang digilai perempuan di seantero dunia.

Sayangnya, usaha McConaughey agak sia-sia. Karismanya sebagai Ron Woodroof tetap memancar. Karakter Woodroof yang urakan dengan semangat berapi-api memang pas dibawakan oleh McConaughey.

Woodroof adalah seorang redneck homophobia yang berprofesi sebagai teknisi elektrik dan rodeo amatir. Dia gemar minuman beralkohol, merokok, mengkonsumsi kokain, dan mengencani perempuan tanpa memakai kondom.

Akibat sebuah kecelakaan di tempat kerja, Woodroof dilarikan ke rumah sakit. Dokter yang melakukan tes terhadap darahnya, menyatakan Woodroof terjangkit virus HIV+ dan memvonis sisa hidupnya tinggal 30 hari.

Awalnya ia marah dan merasa tidak terima. Baginya AIDS adalah penyakit kaum gay. Setelah mempelajari AIDS di perpustakaan, ia menarik kesimpulan bahwa AZT adalah obat penolongnya. Namun, sampai saat itu, AZT masih dalam tahap uji coba dan sama sekali belum disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration).

Ketika pasokan AZT, yang diperolehnya secara diam-diam lewat seorang petugas rumah sakit, mulai menipis, ia melirik Mexico untuk mencari persediaan AZT. Sampai di sana, ia malah dirawat dengan obat-obatan jenis lainnya. Menurut dokter di Mexico tersebut, AZT malah memperburuk pasien yang menderita AIDS. Selama 3 bulan ke depan, kondisi Woodroof membaik.

Ini mencetuskan ide ia bisa menjadi pemasok obat-obatan di AS bagi penderita AIDS yang butuh obat namun kesulitan memperolehnya. Obat-obatan ini tidak illegal, hanya belum memperoleh sertifikat aman dari FDA. Dia berhasil meloloskan berbagai paket obat melalui perbatasan Mexico – AS dengan dalih obat-obatan tersebut sebagai konsumsi pribadi.

Ketika sedang menjajakan dagangannya, ia bersua kembali dengan Rayon (Jared Leto), banci yang dikenalnya di rumah sakit. Setelah proses tawar-menawar secara kilat, mereka setuju untuk bermitra bisnis dalam skema penjualan obat di bawah bendera Dallas Buyers Club.

Selanjutnya adalah pergulatan mereka membesarkan Dallas Buyers Club sebagai sebuah sumber distribusi alternatif obat AIDS dan bertarung melawan gencetan FDA serta IRS (Internal Revenue Service).

Akting McConaughey dan Leto di film ini memang pol. Hal ini sudah terlihat dari dedikasi mereka dalam menurunkan bobot badan sebagai konsekuensi peran sebagai penderita AIDS. McConaughey susut sebanyak 21 kg dan Leto 14 kg. Ketika menonton film ini, saya tidak melihat Jared Leto. Yang ada hanyalah kehadiran Rayon dengan full make up yang sungguh kemayu.

Tidaklah mengherankan kalau juri Academy Awards 2014 mengganjar McConaughey dan Leto dengan piala Oscar sebagai Pemeran Utama dan Pemeran Pembantu Terbaik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s