12 Years a Slave (2013)

12-years-a-slave-poster

Solomon Northup (Chiwetel Ejiofor) adalah seorang kulit hitam warga negara Amerika Serikat yang terlahir sebagai manusia bebas. Akibat tindakan khilafnya, ia harus mengalami nasib sial menjadi seorang budak selama 12 tahun.

Film karya sutradara Steve McQueen ini terlihat pedih sekaligus ambisius. Pedih karena menggambarkan sejarah kelam negara Amerika Serikat di tahun 1841 yang saat itu masih melegalkan perbudakan. Ambisius karena film ini sarat pesan mengenai hak asasi manusia.

Sindiran paling telak ketika McQueen menunjukkan lokasi penyekapan Northup di Washington yang jaraknya sangat dekat dengan White House, pusat pemerintahan Amerika Serikat yang mengagungkan prinsip kebebasan individu dan persamaan hak setiap warga negara.

Pelajaran selanjutnya, McQueen menggarisbawahi resep paling dasar yang berlaku pada semua makhluk hidup. Survival of the fittest. Hanya manusia yang bisa beradaptasilah yang mampu bertahan dalam kerasnya kehidupan.

Karakter Northup yang awalnya naïf, ditempa oleh serangan beruntun yang mengejutkan akal sehatnya dan meremukkan fisiknya, lambat laun bergeser menjadi orang yang fleksibel menghadapi berbagai cobaan sambil tetap merawat hati nurani dan semangat bertahan hidup. Walaupun itu berarti kadang kala ia harus berbohong kepada majikannya. Semata ia lakukan hanya demi menjaga satu-satunya nyawa yang ia miliki.

Dari segi casting, 12 Years a Slave menggabungkan 3 orang actor yang kerap disebut sebagai sex symbols. Brad Pitt (Angelina Jolie pasti setuju), Benedict Cumberbatch, dan Michael Fassbender. Untuk nama yang disebut terakhir, ini adalah kolaborasinya yang ketiga di film garapan McQueen.

Ada 1 adegan menarik karena di-shoot tanpa jeda sama sekali (hanya bermodalkan 1 buah kamera film), yaitu adegan pencambukan yang terhadap Patsey (Lupita Nyong’o), seorang budak perempuan. Adegan yang menegangkan ini memaksa beberapa penonton untuk mengalihkan pandangan dari layar bioskop karena terlihat sangat keji.

Pastinya, adegan inilah yang memuluskan jalan Lupita Nyong’o meraih Oscar 2014 untuk kategori Actress in a Supporting Role dan film ini pun ditahbiskan sebagai Fim Terbaik untuk tahun ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s