The Last House on the Left (1972)

The Last House on The Left

Plotnya tentang 2 orang gadis remaja yang sedang meluangkan waktu mereka dengan mencari pertunjukan musik dan juga sedikit marijuana. Sialnya, mereka bersua dengan 4 orang buronan polisi. Mereka diculik dan dipaksa melakukan hal di luar keinginan yang berujung pada suatu kondisi yang fatal.

Kaget karena di luar prediksi, editing separuh pertama film terkesan berantakan yang berakibat di beberapa bagian terlihat loncat-loncat ataupun kurang ngalir. Sengajakah?

Ini diperparah dengan soundtracks musiknya (’70-an banget), yang kerap nyelonong tanpa permisi. Akibatnya, saya kesulitan menentukan fokus film ini.

Tensi film baru meningkat di paruh terakhir. Tema balas dendam yang (sepertinya) menjadi menu utama, hanya meraup porsi yang nanggung. Jadi adegan eksekusinya terburu-buru. Nggak sebanding dengan ngalor ngidul yang tidak esensial. Misalnya, adegan polisi yang mengalami sial ketika menuju lokasi kejadian.

Secara keseluruhan kurang sreg sama film ini.

Yah, paling enggak jadi tahu debut Wes Craven sebagai sutradara film.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s