Jalanan (2013)

Jalanan poster

Sudah menonton film dokumenter “Jalanan“? Kalau belum, segeralah simak film tentang kehidupan 3 orang pengamen di ibukota. Mumpung masih diputar di XXI (PS dan Blok M Square) serta Blitz GI.

Setelah nonton film ini jadi malu karena masih merasa kurang bersyukur. Padahal mereka yang hidup di jalanan punya berbagai masalah sehari-hari, namun selalu punya energi positif, sikap optimis dan mampu tertawa lepas.

Isinya memaparkan kegiatan 3 orang pengamen bus, Boni, Titi, dan Ho, mengarungi kota Jakarta. Daniel Ziv, sang sutradara, membebaskan ketiga individu ini untuk berbuat dan berbicara semau mereka. Kalimat menggelitik yang nakal kerap terlontar dari mulut mereka.

Letak kejelian pembuat film ini adalah kemampuan merangkai kejadian sehari-hari mereka menjadi sebuah cerita yang bermuara pada klimaks setiap karakter.

“Jalanan” ini ibaratnya makan nasi gudeg krecek, telor pindang, ayam suwir, sama tahu tempe bacem. Komplitlah. Ada drama, musikal, romansa, komedi, tragedi, dan sindiran sosial politik tanpa perlu terlihat menggurui.

Ngomong-ngomong, tahun lalu sempat menonton versi awal “Jalanan” yang berjudul “Street Ballad: A Jakarta Story” berdurasi 52 menit yang menampilkan hanya 1 karakter pengamen di sepanjang film.

Jadi kalau mau tahu kira-kira seperti apa sih filmnya, monggo baca tentang “Street Ballad: A Jakarta Story” di tautan yang berada pada artikel ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s