Tropical Malady (2004)

Tropical Malady

Dengan total durasi hampir 2 jam, Tropical Malady seakan-akan memiliki 2 kisah yang tidak berhubungan sama sekali. Paruh pertama mengenai roman sepasang kekasih, Keng (Banlop Lomnoi) yang berprofesi sebagai seorang tentara dengan seorang pemuda akamsi (anak kampung sini) bernama Tong (Sakda Kaewbuadee). Di bagian ini, kita disuguhkan kemesraan lewat rayuan-rayuan serta gestur yang terpancar dari 2 orang pria yang sedang mabuk asmara.

Adegan favorit saya adalah ketika mereka mengunjungi sebuah kuil yang terletak di dalam sebuah gua. Altar persembahan tempat dupa dibakar, dihiasi musik-musik kaleng yang terdengar murahan. Cukup membingungkan, di lokasi yang seharusnya sakral ada suara bising musik yang dapat memecah konsentrasi.

Sampai pada suatu momen, mereka berpisah dan film diputar ulang dari awal dengan topik dan mood yang berbeda 180 derajat. Di segmen ini, cerita berfokus pada pengembaraan Keng memburu seekor harimau jadi-jadian di belantara hutan tropis. Harimau jadi-jadian ini disinyalir telah memangsa sapi milik warga kampung sekitar hutan. Bukan hanya itu, harimau ini pun juga membunuh beberapa penduduk.

Yang unik ada adegan Keng bercakap-cakap dengan seekor monyet. Suara monyet yang terdengar “nguk-nguk” diterjemahkan oleh Joe ke dalam bahasa manusia sebagai sebuah kontinuitas cerita. Menarik sekaligus absurd.

Suasana seram dengan suara latar serangga dan burung di tengah hutan memang berhasil menciutkan nyali. Saya mencoba bertahan menonton film sampai habis karena penasaran dengan akhir cerita walaupun sebenarnya cemas dengan apa yang akan terjadi dengan Keng. Yang belum disadari oleh Keng bahwa perburuan menegangkan ini akan berujung pada konklusi yang mengagetkan.

Menonton film karya sutradara Apichatpong “Joe” Weerasethakul berarti menelusuri alam yang unik. Tidak perlu menampilkan sesuatu yang megah. Tidak perlu memacak dengan shoot-shoot yang genit. Yang pasti, ada soundtracks keren. Namun semua dapat terlihat indah bersahaja sekaligus subtil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s